
Dalam upaya mewujudkan lulusan yang berdaya saing global, Program Studi Pengelolaan Perhotelan kembali menyelenggarakan program magang mahasiswa (internship) berskala internasional. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai pemenuhan kewajiban kurikulum akademik, melainkan sebagai wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang didapat di kelas secara langsung ke dalam situasi industri yang nyata dan dinamis.
Keistimewaan dari program magang periode ini terletak pada jangkauan pelaksanaannya yang menembus batas negara. Kesempatan berharga ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa, terutama dalam membangun pemahaman lintas budaya (cross-cultural understanding). Berada di lingkungan kerja multinasional akan melatih mahasiswa untuk lebih adaptif, mandiri, dan memiliki pola pikir terbuka terhadap berbagai keberagaman budaya kerja di negara tujuan.

Pada keberangkatan kali ini, para mahasiswa akan difokuskan untuk mengasah kompetensi teknis dan manajerial pada dua departemen krusial, yakni Food & Beverage (F&B) Service dan Housekeeping. Penempatan di departemen ini sangat esensial, mengingat mahasiswa tidak hanya akan belajar tentang standar operasional pelayanan kelas dunia, tetapi juga berkesempatan melihat langsung penerapan tren hospitality terkini—seperti praktik perhotelan yang efisien dan ramah lingkungan (sustainable hospitality) yang kini menjadi standar baru di industri pariwisata global.
Adapun tiga negara yang menjadi destinasi magang meliputi Malaysia, Taiwan, dan Jepang. Ketiga negara ini dipilih secara khusus karena memiliki reputasi industri pariwisata dan perhotelan yang sangat baik dengan karakteristik yang unik. Mulai dari keramahtamahan multikultural di Malaysia, inovasi pelayanan di Taiwan, hingga etos kerja, kedisiplinan, dan filosofi pelayanan sepenuh hati (omotenashi) di Jepang.
Penempatan di luar negeri ini juga menjadi momentum emas bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemahiran berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris secara profesional, sekaligus memperkenalkan mereka pada bahasa asing lainnya di negara penempatan. Lebih dari itu, pengalaman ini akan membentuk mentalitas dan etos kerja mahasiswa agar memenuhi kualifikasi dan standar operasional internasional.
Melalui komitmen pelaksanaan magang internasional ini, diharapkan mahasiswa dapat menyerap ilmu dengan maksimal, berdedikasi tinggi, dan membangun jejaring kerja (networking) secara global. Langkah progresif ini menjadi bukti nyata keseriusan institusi dalam mencetak lulusan sebagai Insan Pariwisata yang tangguh, kompeten, dan siap menjadi pemimpin masa depan di industri hospitality.